Senin, 12 Agustus 2013
Kisah Hikmah: Jangan Dekati Zina, Zina adalah Hutang
Posted by Unknown On Agustus 12, 2013 No commentsMinggu, 28 April 2013
Keutamaan Mencari Nafkah Halal dan Tidak Menjadi Beban Orang Lain
Posted by Unknown On April 28, 2013 No comments
بسم الله الرحمن الرحيم
عَنِ
الْمِقْدَامِ رَضِي اللَّهم عَنْه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ((مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا
مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ
عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ)) رواه البخاري.
Dari al-Miqdam Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah
bersabda: “Tidaklah seorang (hamba) memakan makanan yang lebih baik
dari hasil usaha tangannya (sendiri), dan sungguh Nabi Dawud makan dari
hasil usaha tangannya (sendiri)”[1].Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan bekerja mencari nafkah yang halal dan berusaha memenuhi kebutuhan diri dan keluarga dengan usaha sendiri. Bahkan ini termasuk sifat-sifat yang dimiliki oleh para Nabi dan orang-orang yang shaleh. Dalam hadits lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Nabi Zakariya adalah seorang tukang kayu”[2].
Kamis, 20 September 2012
إِنَّ
الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ
بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ
يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ،
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ،
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ وَسَلَّمَ
تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ:
أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَقُوْمُوْا بِمَا أَوْجَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ مِنْ حَقِّهِ وَحُقُوْقِ عِبَادِهِ
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Mengawali khutbah ini, kami berwasiat kepada diri kami pribadi dan seluruh hadirin untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yaitu dengan menjaga diri-diri kita dari murka Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta azab-Nya. Dan hal ini tentu saja tidak akan terwujud kecuali dengan kita
Minggu, 09 September 2012
Kisah Menakjubkan Tentang Sabar dan Syukur Kepada Allah
Posted by Unknown On September 09, 2012 No commentsBanyak ulama besar yang mengambil ilmu dan meriwayatkan hadits dari beliau. Diantaranya adalah Ibnul Mubaarok, Yahyaa bin Sa'iid Al-Qotthoon, Sufyaan bin 'Uyainah, Abdurrohman bin Mahdi, dan Imam As-Syafi'i.
Bagiamanakah kisah taubat beliau?
"Suatu hari aku bersafar dari Thoif
menuju Riyadh bersama istri dan anak-anakku. Akan tetapi di tengah
jalan mobilku rusak. Tatkala itu cuaca panas. Maka akupun berhenti di
dekat salah satu pom bensin (*tempat peristirahatan yang juga lengkap
Sabtu, 08 September 2012
Kisah Tsabit bin Ibrahim dengan Istri Sholihahnya
Posted by Unknown On September 08, 2012 No comments
Mendapatkan jodoh yang sholeh atau
sholihah adalah harapan semua insan di dunia ini dibawah ini sebuah
cerita singkat yang di tulis oleh yatim cahaya insani surabaya dengan
harapan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua
Seorang
lelaki yang saleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di
pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar
pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu
tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang
panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berpikir panjang dipungut dan
dimakannyalah buah apel yang lezat itu. akan tetapi baru setengahnya di
makan dia teringat bahwa buah itu bukan miliknya dan dia
Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah Selama Tiga Hari Tidak Makan Apa-apa
Posted by Unknown On September 08, 2012 No comments
Sejarawan dan ahli nasab, Ibnu Sa’ad, berkata di dalam kitabnya Ath-Thabaqatul Kubra,VI: 372, saat membicarakan Imam Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah (lahir tahun 97 H, dan wafat tahun 161 H), “Sufyan Ats-Tsauri
bersembunyi dari Khalifah Abbasiyyah Al-Mahdi karena suatu kalimat
kebenaran yang ia katakan, dan membuat Al-Mahdi marah. Al-Mahdi
mencarinya untuk menghukumnya. Maka, Sufyan Ats-Tsauri bersembunyi di
Mekah dan tidak muncul di hadapan khalayak. Pada waktu itu, ia mengalami
kemiskinan dan kesulitan hidup yang sangat berat. Saat ia dalam keadaan
miskin dan sulit ini, saudara
Mengabarkan kepadaku Muhammad bin Al Husain aku mendengar Abu Bakar
bin Abi Thayyib berkata, telah sampai kepadaku dari Abdullah bin Faraj
(beliau seorang ahli ibadah) yang berkata : Aku membutuhkan seorang kuli
yang akan bekerja untukku, maka aku pergi ke pasar melihat-lihat kuli.
Tiba-tiba dibagian akhir aku melihat seorang remaja berkulit kuning
langsat tangannya membawa bungkusan besar. Dia lewat dengan mengenakan
jubah serta kain dari bulu domba kasar. Aku berkata padanya, “Kamu mau
kerja juga ?”.
Dia menjawab, “Iya”.
Aku katakan, “Berapa upah yang kamu minta ?”.
Hanya Untuk Para Istri (Karakteristik Istri Sholihah)
Posted by Unknown On September 08, 2012 No comments
Dahulu di Baghdad ada seorang laki-laki
penjual kain yang kaya. Tatkala dia sedang berada di tokonya, datanglah
seorang gadis muda mencari-cari sesuatu yang hendak dibeli. Ketika
sedang berbicara, tiba-tiba gadis itu menyingkap wajahnya di sela-sela
perbincangan tersebut sehingga laki-laki terrebut terkesima dan berkata,
“Demi Allah, aku terpana dengan apa yang kulihat.”
Gadis itupun berkata, “Kedatanganku bukan untuk membeli apapun. Selama beberapa hari ini aku keluar masuk pasar untuk mencari seorang pria yang menarik hatiku dan bersedia menikah denganku. Dan engkau telah membuatku tertarik.
Gadis itupun berkata, “Kedatanganku bukan untuk membeli apapun. Selama beberapa hari ini aku keluar masuk pasar untuk mencari seorang pria yang menarik hatiku dan bersedia menikah denganku. Dan engkau telah membuatku tertarik.
Sebaris kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi seorang istri
yang ingin menjadi perhiasan terindah dunia dan bidadarinya akhirat
yaitu wanita shalihah. Semoga melalui kisah ini dapat menjadi
inspirasi bagi seseorang yang mendambakan keluarga sakinah mawadah wa
rahmah yang diridhai oleh Allah ‘Azza wa jalla
Ia menceritakan pengalamannya:
Ia menceritakan pengalamannya:
“Ketika aku menikahi Zainab binti
Hudair aku berkata dalam hati: Aku telah menikah dengan seorang wanita
Arab yang paling keras dan paling kaku tabiatnya. Aku teringat tabiat
wanita-wanita bani Tamim dan kerasnya hati mereka. Aku
Langganan:
Postingan (Atom)



